Tampilkan postingan dengan label Diburu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diburu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

CROSS A7S Hello Kitty, Ponsel Pintar Cantik Diburu Kaum Hawa

Penjualan perdana CROSS A7S Hello Kitty yang digelar di Atrium Mal FX Sudirman, Jumat, 23 Agustus menyedot perhatian pembeli. Tampak antrean sudah terjadi sejak pagi. Beberapa pembeli yang mayoritas datang dari kaum hawa meresa tertarik dengan ponsel pintar Hello Kitty CROSS. Namun, tak sedikit juga kaum pria yang berjejal ikut antre untuk mendapatkan ponsel tersebut.

Adit salah satu pembeli  dari Bogor rela datang pagi-pagi untuk membeli CROSS A7S. Ia tidak hanya membeli satu unit ponsel, melainkan tiga ponsel. “Satu untuk saya, satu titipin teman, satunya lagi titipan kakak saya,” ungkapnya.

Mekanisme pembelian memang dibatasi ...]]>

View the original article here

Benarkah Gajah Purba Punah karena Diburu Manusia?


KOMPAS.com — Peneliti menemukan bukti bahwa perubahan iklim —bukan manusia— yang nyatanya menjadi penyebab utama kepunahan gajah purba atau mammoth.

Analisis DNA menunjukkan bahwa jumlah klik gajah purba sudah mulai berkurang, jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya seiring dengan berubahnya iklim di dunia.

Pandangan banyak ilmuwan tentang gajah purba adalah bahwa spesies ini memiliki populasi melimpah.

Namun, menurut ilmuwan yang memimpin penelitian, Dr Love Dalen dari Swedish Museum of Natural History, penelitian telah menggeser pandangan sebelumnya.

"Mereka adalah spesies yang cukup dinamis yang mengalami kepunahan lokal, ekspansi, dan migrasi. Hal ini sangat menarik bahwa begitu banyak yang terjadi pada populasi mereka," katanya kepada BBC News.

Dr Dalen bekerja dengan para peneliti di London untuk menganalisis sampel DNA dari 300 spesimen gajah purba yang dikumpulkan oleh mereka sendiri dan kelompok lain dalam studi sebelumnya.

Perdebatan

Lewat analisis DNA ini, para ilmuwan mampu menentukan berapa banyak gajah purba hidup pada waktu tertentu dan melacak populasinya.

Mereka melihat secara spesifik pada keragaman genetik dalam sampel yang kurang beragam, menandakan rendahnya populasi.

Dari riset itu, mereka menemukan bahwa spesies ini nyaris punah 120.000 tahun lalu ketika bumi menghangat sebentar. Jumlahnya turun dari beberapa juta menjadi puluhan ribu, tetapi sejumlah gajah purba bisa bertahan ketika planet ini memasuki zaman es.

Peneliti juga menemukan bahwa penurunan populasi yang menyebabkan mereka betul-betul punah terjadi pada 20.000 tahun lalu ketika zaman es memuncak.

Mereka berspekulasi bahwa lingkungan begitu dingin sehingga rumput yang mereka makan menjadi langka.

Alasan kepunahan gajah purba telah menjadi bahan perdebatan ilmiah. Beberapa berpendapat bahwa manusia memburu mereka sehingga punah, sementara yang lain mengatakan bahwa perubahan iklim merupakan faktor utama.


View the original article here