Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Minggu, 25 Agustus 2013

Pelaku Kedua Pemerkosa Jurnalis India ke Pengadilan

KOMPAS.com - Pelaku kedua pemerkosa seorang perempuan jurnalis foto alias juru foto di India bakal diadili di Pengadilan Mumbai hari ini, Sabtu (24/8/2013). Sejauh ini, polisi masih mencari tiga lagi tersangka pelaku. Catatan kepolisian menunjukkan, korban berusia 22 tahun itu diperkosa lima begundal pada Kamis (21/8/2013).

Pihak kepolisian selanjutnya merilis nama pemerkosa tersebut. Yang pertama bernama Chand Abdul Sattar.

Lalu, yang kedua adalah Vijay Jadhav. Penjahat kelamin ini tak lulus sekolah di Dombivali, Mumbai.

Untuk menyingkap kasus ini, tulis AP,  polisi Mumbai membentuk tim berisi 20 orang. Dari jumlah itu, 10 di antaranya berasal dari satuan kriminal. "Ketiga pelaku yang masih dicari sudah teridentifikasi. Usia mereka antara 18 sampai dengan 20 tahun,"demikian pernyataan kepolisian Mumbai.

Kasus perkosaan di India membuat publik marah besar. Momentumnya terjadi tatkala perkosaan yang berujung kematian menimpa seorang mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun. Insiden itu terjadi di dalam bus yang tengah berjalan di ibu kota India, New Delhi, Desember 2012. Pelakunya enam orang.

Kasus itu memang sedang dalam proses di pengadilan, meski dalam posisi tertunda. Termutakhir, lima dari enam terdakwa bakal terus diproses hingga vonis. Sementara, satu terdakwa malahan tewas gantung diri di dalam bui.


View the original article here

Hujan Berkepanjangan Tewaskan 25 Warga India

Dalam foto diambil pada 23 Juni 2013 ini terlihat sekelompok peziarah yang terjebak banjir menunggu tim penyelamat di tepian sungai Govind Ghat. Pemerintah Negara Bagian Uttarakhand menyatakan lebih hampir 6.000 orang yang hilang diyakini telah tewas. | MANAN VATSYAYANA/AFPKOMPAS.com - Sampai kini, korban tewas lantaran hujan berkepanjangan diikuti banjir bandang di Madhya Pradesh, India Tengah, mencapai 25 orang. Warta PTI pada Sabtu (24/8/2013) menunjukkan hal itu.

Sementara, Ketua Menteri Negara Bagian Shivraj Singh Chouhan mengatakan di ibu kota Madhya Pradesh, Bhopal, ketinggian muka air di Sungai Narmada masih di batas bahaya. Itu berarti, 38.200 warga pada 106 desa di 6 distrik masih terlanda banjir. "Dua helikopter AU India sudah kami manfaatkan untuk mendistribusikan bantuan logistik,"kata Shivraj Singh Chouhan.

Lebih lanjut, Chouban menambahkan kalau pihaknya masih berurusan pula dengan pengungsi korban banjir. "Kami sudah memindahkan 1.700 orang ke lokasi-lokasi pengungsian,"demikian Shivraj Singh Chouhan.


View the original article here

Di Jalan Tol, Polwan India \"Digilir\" Lima Begundal Bersenjata

Ilustrasi korban perkosaan. | ShutterstockKOMPAS.com - Bolehlah India mendapat stigma negeri kasus pemerkosaan. Bayangkan, belum hilang di benak kita soal pemerkosaan seorang perempuan juru foto, kasus perkosaan terjadi lagi di negeri itu!

Catatan di laman lokal, Hindu online hari ini, Sabtu (24/8/2013), menunjukkan seorang polisi wanita (polwan) "digilir" alias diperkosa beramai-ramai oleh lima begundal bersenjata. Kejadiannya berawal di Jalan Tol 75 di Distrik Latehar, Mumbai, Jumat subuh, kemarin. Kala itu, seorang polwan dan para anggota keluarganya membawa jenazah saudara laki-lakinya yang tewas beberapa waktu lalu ke rumah salah satu famili.   

Keluarga itu meninggalkan Ranchi, Kamis malam, menuju kampung halaman di Garhwa. Di jalan bebas hambatan itu, kendaraan mereka dihentikan oleh lima orang pria bersenjata. Tiga dari antara mereka merampas barang-barang yang ada di dalam kendaraan.

Tak cuma itu, para begundal itu malah memaksa turun polwan tersebut menuju jembatan tak jauh dari lokasi kendaraan. "Perkosaan bergilir pun terjadilah di situ,"kata polisi yang menangani perkara tersebut.

Sampai berita ini diunggah, polisi memang sudah menangkap para tersangka. Tapi, sejauh ini, kasus tersebut masih dalam proses.

Gantung diri

Sebetulnya, kejadian pemerkosaan terhadap polwan itu cuma selisih sehari dengan perkosaan yang menimpa seorang perempuan juru foto. Korban berusia 22 tahun tersebut tengah memotret lokasi pabrik di pusat kota Mumbai. Dalam kejadian itu, korban diperkosa lima orang.

Kasus perkosaan di India membuat publik marah besar. Momentumnya terjadi tatkala perkosaan yang berujung kematian menimpa seorang mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun. Insiden itu terjadi di dalam bus yang tengah berjalan di ibu kota India, New Delhi, Desember 2012. Pelakunya enam orang.

Kasus itu memang sedang dalam proses di pengadilan, meski dalam posisi tertunda. Termutakhir, lima dari enam terdakwa bakal terus diproses hingga vonis. Sementara, satu terdakwa malahan tewas gantung diri di dalam bui.


View the original article here

Nokia Ancam Tarik Investasinya di India Terkait Pajak

Nokia melayangkan surat protes keras kepada pemerintah India, karena merasa dirugikan dari sektor pajak yang membumbung tinggi pada investasi pabrik pembuatan smartphone mereka di wilayah Chennai, India.

Bermula sejak awal tahun ini, Nokia memang sudah memulai produksi di pabrik mereka tersebut. Ketegangan memuncak ketika bulan Maret, kementerian keuangan India mengejutkan Nokia dengan permintaan pajak penghasilan retroaktif untuk perangkat lunak yang diunduh ke ponsel dibuat di salah satu pabrik di wilayah regional lainnya pada 2006 lampau. Tuntutan ini merupakan pelanggaran dari perjanjian antaranya Finlandia dan India, pabrikan ponsel asal Finlandia tersebut memperingatkan adanya pelanggaran kesepakatan yang ...]]>

View the original article here