Tampilkan postingan dengan label Masih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masih. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Cabang Olahraga Baru, Petanque Masih Minim Ujicoba

Jakarta - Setelah gagal dapat medali di SEA Games sebelumnya, tim petanque Indonesia menargetkan meraih dua emas tahun ini. Sayangnya persiapan masih belum maksimal karena jatah ujicoba yang sangat minim.

Olahraga pentaque masih sangat asing di Indonesia. Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) saja baru terbentuk pada 2011 lalu, itupun karena cabang tersebut ikut diperlombakan pada SEA Games di Palembang dua tahun lalu.

Ketika itu tim Indonesia gagal meraih medali, dengan hasil terbaik hanya menembus babak perempatfinal. Kembali dapat kesempatan untuk tampil di SEA Games, FOPI memasang target dua emas.

"Kegagalan memperoleh medali dua tahun lalu, tentu menjadi motivasi tersendiri buat kami untuk membuktian di Myanmar nanti. Makanya saat ini kami benar-benar mempersiapkan diri dengan baik sekali," kata Iwan Rosyidi ketika di hubungi detiksport, Kamis (12/9/2013).

Berbagai program latihan pelatnas bahkan sudah mereka persiapkan, dan jalani sejak Maret lalu. Sayangnya itu dianggap tidak cukup lantaran ujicoba yang dilakukan masih sangat minim. Padahal Thailand sebagai salah satu pesaing utama sudah mengirim 14 atletnya berujicoba ke luar negeri.

Namun keinginan menggelar ujicoba tersebut harus dikubur karena Satlak Prima hanya mengabulkan dua permintaan untuk menggelar laga ujicoba. Yang pertama Kejuaraan Petanque Fasific, di Brunei Darusalam, Juni 2013. Sementara yang kedua adalah Asian Petanque and Junior Champhionship, di Bali, 23 Oktober mendatang.

"Yang Bali ini, kebetulan kita yang jadi tuan rumah, jadi try in-nya disitu. Tapi itu kan tidak cukup, tetap harus banyak melakukan uji coba dalam maupun luar. Karena semakin banyak uji coba, mental tanding atlet juga semakin kuat, pengalamannya juga banyak," terangnya.Next

(mcy/din)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


View the original article here

Marquez Masih Tak Terusik pada Sesi Latihan Bebas Dua GP San Marino

Pebalap Honda asal Spanyol, Marc Marquez, memacu motornya pada sesi latihan bebas dua GP San Marino, di Sirkuit Misano, Jumat (13/9/2013). | MOTOGP.COMMISANO, KOMPAS.com - Marc Marquez kembali jadi yang tercepat pada sesi latihan bebas dua GP San Marino, yang berlangsung di Sirkuit Misano, Jumat (13/9/2013). Urutan kedua juga masih ditempati rekan satu timnya di Honda, Dani Pedrosa.

Jorge Lorenzo memimpin daftar pencatat waktu tercepat, setelah menyelesaikan putaran keempat dalam 1 menit 34,713 detik. Tak lama berselang Valentino Rossi dan Marquez melewati catatan waktunya.

Marquez memimpin dengan 1 menit 34,413 detik, hasil putaran kelimanya. Beberapa detik kemudian, Dani Pedrosa berhasil merebut posisi dua dari Rossi, berkat catatan waktu 1 menit 34,610 detik.

Marquez menaikkan standar setelah berhasil mempertajam wakunya menjadi 1 menit 34,200 detik, untuk menyelesaikan putaran kesembilannya.

Lorenzo berhasil menyodok ke urutan dua, menggeser Pedrosa, berkat catatan 1 menit 34,497 detik, saat menyelesaikan putaran ke-12. Pedrosa berhasil merebut kembali tempatnya, setelah menyelesaikan putaran ke-13-nya dalam 1 menit 34,310 detik.

Seperti sesi pertama, Pedrosa berhasil mempertajam waktunya di penghujung sesi menjadi 1 menit 34,233 detik, tapi belum mampu mengangkatnya dari posisi dua, di bawah Marquez.

Para pebalap ini akan menjalani sesi latihan tiga dan empat, serta kualifikasi, Sabtu (14/9/2013).

Hasil Sesi Latihan Bebas Dua:
1.     Marc Marquez     ESP    Repsol Honda Team (RC213V)     1m    34.200s    
2.     Dani Pedrosa     ESP    Repsol Honda Team (RC213V)     1m    34.233s    
3.     Valentino Rossi     ITA    Yamaha Factory Racing (YZR-M1)     1m    34.458s    
4.     Jorge Lorenzo     ESP    Yamaha Factory Racing (YZR-M1)     1m    34.495s    
5.     Aleix Espargaro     ESP    Power Electronics Aspar (ART CRT)     1m    34.732s    
6.     Alvaro Bautista     ESP    Go&Fun Honda Gresini (RC213V)     1m    34.858s    
7.     Michele Pirro     ITA    Ignite Pramac Racing (GP13)     1m    34.889s    
8.     Andrea Dovizioso     ITA    Ducati Team (GP13)     1m    34.901s    
9.     Stefan Bradl     GER    LCR Honda MotoGP (RC213V)     1m    35.107s    
10.     Cal Crutchlow     GBR    Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)     1m    35.208s    
11.     Andrea Iannone     ITA    Energy T.I. Pramac Racing (GP13)     1m    35.218s    
12.     Nicky Hayden     USA    Ducati Team (GP13)     1m    35.431s    
13.     Danilo Petrucci     ITA    Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)*     1m    35.933s    
14.     Bradley Smith     GBR    Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)     1m    36.004s    
15.     Claudio Corti     ITA    NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)*     1m    36.122s    
16.     Colin Edwards     USA    NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)*     1m    36.181s    
17.     Hector Barbera     ESP    Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)*     1m    36.253s    
18.     Randy De Puniet     FRA    Power Electronics Aspar (ART CRT)     1m    36.283s    
19.     Hiroshi Aoyama     JPN    Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)*     1m    36.646s    
20.     Karel Abraham     CZE    Cardion AB Motoracing (ART CRT)     1m    37.310s    
21.     Michael Laverty     GBR    Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)*     1m    37.334s    
22.     Yonny Hernandez     COL    Paul Bird Motorsport (ART CRT)     1m    37.368s    
23.     Bryan Staring     AUS    Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT)     1m    37.722s    
24.     Lukas Pesek     CZE    Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)*     1m    38.962s    
* Standard ECU.

Fastest FP1 time:
Marc Marquez ESP Honda1m 34.476s

Official Misano MotoGP records:
Best lap:
Casey Stoner AUS Honda1m 33.138s (2011)
Fastest race lap:
Jorge Lorenzo ESP Yamaha1m 33.906s (2011)


View the original article here

Jumat, 13 September 2013

Sudah Dilarang, Ikan Aligator Masih Dijual Bebas


JAKARTA, KOMPAS.com — Ikan spesies invasif karnivora, khususnya jenis ikan aligator dan piranha, masih dijual bebas di Jakarta. Padahal, ikan-ikan itu sudah dilarang dijual bebas.

Pedagang mengatakan, sejauh ini tak ada sosialisasi pemerintah. ”Setiap bulan terjual hampir 60 ekor. Tahun 2011 bisa 100 ekor per bulan,” kata Tamrin, penjual ikan aligator di Jalan Kartini Raya, Jakarta, Rabu (11/9/2013). Ia memulai usahanya tahun 2011.

Penjual ikan piranha di Kompleks Pasar Inpres Radio Dalam, Jakarta Selatan, Ace, mengatakan, penjualan kedua jenis ikan itu pernah dilarang akhir 1990-an saat ia masih berjualan di Pasar Barito, Jakarta Selatan. Namun, larangan itu tak pernah disosialisasikan lagi meski tempat berjualan diperiksa petugas Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan tiap tiga bulan.

Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2009, sebelas jenis ikan piranha (Characidae) masuk dalam 30 spesies ikan yang dilarang masuk Indonesia. Alasannya, ikan itu membahayakan kelestarian sumber daya ikan, lingkungan, dan manusia.

”Ikan ini memang berbahaya kalau sampai ada yang sengaja memasukkan ke danau, waduk, atau sungai. Semua ikan akan dimangsa,” kata Tamrin.

Harga ikan aligator bervariasi, tergantung ukuran. ”Kalau pajangnya 19 sentimeter Rp 25.000 per ekor, kalau 30 sentimeter Rp 125.000 per ekor. Aligator spatula ini bisa sampai 1-3 meter. Kalau 1 meter harganya Rp 650.000 sampai Rp 800.000,” katanya.

Adapun harga ikan piranha berukuran sekitar 2 sentimeter Rp 20.000 per ekor.

Di lokasi sama, sesama penjual ikan, Opik Prado, menunjukkan keganasan piranha saat memangsa ikan lain. Seekor ikan hias yang dimasukkan hidup dengan ukuran hampir sama langsung disantap sekelompok piranha kurang dari lima menit.

Hal sama ditunjukkan Mulyadi, penjual ikan hias di Jalan Marga Guna, Jakarta Selatan, untuk ikan aligator. Ikan hias kecil yang dimasukkan hidup langsung disambar ikan aligator itu.

Menurut Mulyadi, kedua jenis ikan itu kini banyak dibudidayakan peternak lokal. Namun, ia tak menyebut lokasinya.

Seperti diberitakan, ikan aligator telah diintroduksikan di Waduk Jatiluhur. Piranha diduga terintroduksi di Waduk Cirata.

Menurut Kepala Pusat Karantina Ikan KKP Muhammad Ridwan, peraturan menteri ”hanya melarang” masuknya ikan dari luar. Pengendalian spesies invasif yang telanjur masuk ada pada petugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. (ICH/K07/KOMPAS)


View the original article here

iPhone 5c Masih Terlalu Mahal, Investor Mulai Khawatir

iphone 5c

iPhone baru Apple Inc mendapat sorotan dari Wall Street, karena investor mengkritik iPhone 5c terlalu mahal untuk pasar negara berkembang seperti China , dan penghentian model lain dinilai permainan yang kurang pas pada perubahan fitur .

Analis mengatakan, Apple telah melewatkan kesempatan untuk memperkenalkan smartphone low-end guna meningkatkan penjualan di Asia , di mana Samsung Electronics dan China Huawei memimpin di segmen ini.

IPhone plastik 5C diresmikan pada Selasa dan akan dijual seharga 4.488 yuan atau sekitar 730 dolar AS (Rp7 jutaan) di Cina. Harga itu melebih rata-rata pendapatan bulanan perkotaan di Cina , dan sekitar dua kali ...]]>

View the original article here

Minggu, 25 Agustus 2013

Di Suriah, Perang Tuding Senjata Kimia Masih Ada

Sebuah foto yang diambil dari video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan warga Suriah tengah memakamkan secara massal korban serangan senjata kimia yang diklaim dilakukan pasukan pemerintah di dekat kota Damaskus. Oposisi mengklaim korban serangan ini mencapai 1.300 orang. | DSK / Local Committee of Arbeen / AFPKOMPAS.com - Pemerintah Suriah dan oposisi masih saling tuding soal penggunaan senjata kimia. Kali ini, Televisi Nasional Suriah, Sabtu (24/8/2013) mewartakan soal beberapa serdadu pemerintah lolos dari mati kehabisan napas saat menyerbu basis pemberontak di pusat kota Damaskus.

Televisi itu mewartakan insiden penyerbuan terjadi di Jobar. "Di kawasan itu bau zat kimia tajam sekali,"kata media tersebut.

Gara-gara bau menyengat itulah, para serdadu terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Sementara, kedua pihak mengatakan dalam tudingan mereka kalau senjata kimia sejatinya sudah dipakai selama 29 bulan krisis bersenjata di negeri itu.

Beberapa waktu sebelumnya, kelompok oposisi menuding pemerintah menggunakan gas sarin saat saling berhadapan di kawasan Timur Al-Ghouta, dekat Damaskus. Karuan saja, pemerintah Suriah langsung membantah. "Itu cuma karangan oposisi untuk mendapat bantuan intervensi militer asing,"kata pernyataan pemerintah.


View the original article here

Polisi Inggris Masih Cari Tiga Korban Kecelakaan Heli

KOMPAS.com - Sampai sekarang, polisi Inggris masih mencari tiga korban kecelakaan helikopter yang mendarat darurat di perairan laut Shetland kawasan Timur Laut Inggris Raya. Warta Sky TVpada Sabtu (24/8/2013), menunjukkan kalau helikopter itu mengangkut 18 orang. Kecelakaan terjadi kemarin pada posisi 3, 22 kilometer dari Bandar Udara Sumburgh pukul 18.20 waktu setempat.

Polisi Inggris juga mengatakan kalau helikopter dimaksud berjenis Super Puma L2. Pesawat itu mengangkut karyawan perminyakan di anjungan lepas pantai Laut Utara yang akan kembali ke Shetland.


View the original article here