Tampilkan postingan dengan label Orang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Korban Tewas Kecelakaan Heli Inggris Empat Orang

KOMPAS.com - Tercatat, korban tewas kecelakaan sebuah helikopter yang mendarat darurat di perairan barat Shetland, Inggris, kemarin, ada empat orang. Sementara, rincian dari 18 orang yang diangkut pesawat jenis Super Puma L2 itu adalah 16 pekerja dan 2 awak pesawat.

Dalam warta Sky TV pada Sabtu (24/8/2013) ini, helikopter tersebut memang membawa pekerja anjungan minyak dan gas lepas pantai di Laut Utara. Pesawat itu, sedianya membawa pulang para pekerja. Lokasi kejadian ada di 3,22 kilometer Barat Bandara Sumburgh.

Sementara itu, upaya pencarian melibatkan pula pihak Angkatan Udara Kerajaan Inggris dan perahu-perahu lokal. "Jenazah tiga korban sudah ditemukan. Kami masih mencari jenazah korban keempat,"kata pernyataan Kepolisian Inggris Scotland Yard.

Pihak penyelamat mengatakan ada 14 orang yang diselamatkan dari laut. Termasuk di sini adalah dua kru helikopter itu.

Kontak

Lebih lanjut, operator helikopter mengatakan kalau pihaknya kehilangan kontak saat mendekati
bandara. "Lokasinya di selatan Shetland,"kata operator tersebut.

Pada bagian lain, Menteri Pertama Skotlandia Alex Salmond menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga, sahabat, dan kolega para korban. "Saya berharap ada investigasi cepat,"ujarnya.

Data menunjukkan kalau dua helikopter Super Puma mendarat darurat di Laut Utara secara terpisah pada Mai dan Oktober tahun lalu. Namun, seluruh penumpang kedua pesawat itu selamat.   

Di Inggris, helikopter acap menjadi alat transportasi perusahaan energi untuk mengangkut para karyawan pergi pulang anjungan lepas pantai. Khususnya, di kawasan Laut Utara.


View the original article here

Jumlah Korban Tewas Topan Trami Jadi 21 Orang


View the original article here

Orang Ganteng dan Cantik Lebih Sukses Bekerja?

Suka atau tidak, penampilan seseorang ternyata memengaruhi bagaimana ia diperlakukan di tempat kerja. Pekerja yang berpenampilan fisik menarik, cenderung lebih mudah mendapat promosi. 

Sementara itu, pekerja dengan penampilan fisik tidak menarik, lebih sering untuk di-bully. Penampilan fisik tersebut berpengaruh lebih besar pada bagaimana seseorang diperlakukan, ketimbang usia, jenis kelamin, dan lamanya bekerja di kantor tersebut.

"Ternyata lingkungan kerja sama saja seperti saat sekolah. Walau para pekerja berpikir dirinya profesional dan dewasa," kata peneliti Brent Scott dari Michigan State University.

Penelitian ini dilakukan melalui survei terhadap 114 pekerja pada fasilitas kesehatan di wilayahsoutheastern Amerika Serikat. Para responden ditanya seberapa sering teman sesama pekerja melakukan hal yang tidak menyenangkan pada mereka. 

Perilaku tidak menyenangkan yang dimaksud antara lain sikap kasar, ucapan yang menyakitkan hati, atau dibuat olok-olok oleh kolega. 

Selain itu, sekelompok orang yang tidak mengenal satu pun para responden diperlihatkan foto para responden. Mereka diminta menilai penampilan fisik para responden. 

Penelitian menyatakan, pekerja yang terlihat tidak menarik diperlakukan lebih kasar dibanding mereka yang dianggap menarik. Perlakuan ini termasuk melakukan pekerjaan yang lebih banyak dan sering diabaikan ketika ada promosi. 

Penelitian ini diharapkan bisa membantu para pemimpin perusahaan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk bekerja. Termasuk di antaranya memberikan kesempatan yang adil pada setiap pekerja berdasarkan performa kerja, bukan hanya penampilannya.
(Rosmha Widiyani/Kompas.com, Sumber: www.dailymail.co.uk)


View the original article here