Sabtu, 14 September 2013

Soal Balapan Marquez Boleh Juaranya, Tapi Pendapatan, Rossi Rajanya

Marc Marquez memang menguasai balapan MotoGP musim ini, tapi Valentino Rossi masih rajanya soal pemasukan.

Tanggal Upload: 14/09/2013 08:07 WIB

Reporter: Trans7

Kameramen: Trans7

Views: 5979

Rating:

Beri Rating


View the original article here

Ganda Putri Habis, Indonesia Sisakan Dua Wakil di Semifinal

Changzhou - Indonesia tak menyisakan satupun wakilnya di nomor ganda putri China Masters setelah Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii menelan kekalahan. Cuma pasangan Riky Widianto/Puspita Richi Dili dan Markis Kido/Pia Zebadiah yang berhasil melaju ke semifinal.

Bertanding pada Jumat (13/9/2013) malam WIB, pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dijegal ganda putri nomor satu dunia dari China Yu Yang/Wang Xiaoli dengan 16-21 dan 11-21 dalam waktu 29 menit.

Nitya/Greysia keteteran sejak awal game pertama. Mereka langsung tertinggal 0-8. Kans untuk membalikkan keadaan gagal meski mampu mendekati perolehan poin 6-8. Pasangan yang ada di urutan ke-55 dunia itu merampungkan game pertama dengan kekalahan 16-21 tanpa sekalipun sempat menyusul poin lawan.

Kondisi serupa terjadi di game kedua. Nitya/Greysia malah makin tak berdaya setelah tertinggal 11-15.

"Pada pertandingan tadi, kami kesulitan dengan bola-bola yang diberikan Wang/Yu. Bola-bola mereka susah untuk kami kembalikan," kata Nitya usai pertandingannya.

"Kami sudah bermain di pola yang benar, dengan menekan lawan lebih dulu, akan tetapi banyak buangan bola kami yang tanggung," lanjut dia.

Ganda putri lainnya Pia Zebadiah/Rizki Amelia Pradipta lebih dulu angkat koper. Unggulan keempat itu kandas di tangan pasangan Korea Selatan, Jang Ye Na/Kim So Young, dalam pertarungan tiga game 17-21, 21-18, 10-21.Next

(fem/din)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


View the original article here

Davis Cup, Kei Nishikori Jadi Nyawa Jepang

Petenis Jepang, Kei Nishikori (merah) mendapat ucapan selamat dari timnya, setelah memenangi pertandingan pertama melawan Alejandro Falla dari Kolombia, pada play-off Grup Dunia, Davis Cup, Jumat (13/9/2013). | AFP PHOTO/TORU YAMANAKATOKYO, KOMPAS.com — Kei Nishikori menang tiga set langsung atas Alejandro Falla saat bertemu pada partai pertama Jepang melawan Kolombia di babak play-off Grup Dunia, Davis Cup, di Ariake Coliseum, Tokyo, Jepang, Jumat (13/9/2013). Nishikori menang 6-3, 6-4, 6-4.

Nishikori yang kini berada di peringkat 12 dunia tak banyak mengalami kesulitan untuk mengalahkan Falla yang kini berada di urutan 94 dunia. Kemenangan ini membawa Jepang memimpin 1-0.

Kolombia berhasil menyamakan kedudukan setelah Santiago Giraldo menumbangkan tunggal kedua Jepang, Go Soeda, dengan 6-4, 3-6, 7-5, 3-6, 6-1. Kedudukan pun berubah imbang 1-1.

Pada partai ketiga besok, Sabtu (14/9/2013), Soeda dan Nishikori dijadwalkan bermain bersama di nomor ganda untuk menghadapi Juan-Sebastian Cabal/Robert Farah.

Negara lain yang sementara meraih hasil imbang pada hari pertama adalah Belgia dan Israel. Belgia meraih poin lebih dulu setelah Steve Darcis mengalahkan Dudi Sela, 6-1, 6-2, 6-2.

Israel berhasil membalas lewat kemenangan Amir Weintraub atas Ruben Bemelmans, 6-3, 2-6, 6-7(2), 7-6(4), 6-4.


View the original article here

Pelampiasan Terakhir Macan Putih

Sabtu, 14 September 2013 09:09 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Marchisio soal Derby d'Italia

TURINGelandang Juventus, Claudio Marchisio dipastikan tak akan bisa membela timnya pada laga lanjutan Serie A melawan Inter Milan, malam WIB nanti. Namun, pemain langganan Timnas Italia itu memberikan komentarnya jelang laga yang diprediksi akan berlangsung ketat tersebut.

Jelang Derby d’Italia, yang merupakan giornata Ketiga musim ini, Inter dan Juve sama-sama menjadi tim yang masih sempurna. Total, keduanya sama-sama telah mencetak lima gol ke gawang lawan, namun Inter sedikit lebih unggul karena sama sekali belum kebobolan, sedangkan gawang Juve sudah bobol satu kali.

Marchisio mengatakan, Derby d’Italia merupakan laga yang dinanti-nanti oleh para penikmat sepakbola, tidak hanya di Italia tapi juga di kancah Eropa. Dan, pemain yang sempat dipinjamkan ke Empoli itu pun yakin kalau rekan-rekannya tahu bagaimana cara mengatasi tekanan pada laga panas tersebut.

“Saya yakin, tak banyak yang bisa dijelaskan terkait Inter-Juventus. Itu adalah pertandingan yang tak hanya dinikmati di Italia, tapi juga Eropa. Semua pemain tahu bagaimana mempersipakan tantangan ini. Kami akan kuat terlepas dari siapa yang akan bermain,” ujar Marchisio, sebagaimana dilansir situs resmi Serie A, Sabtu (14/9/2013).

Marchisio sendiri belum bisa tampil setelah menderita cedera ligamen saat timnya melakoni laga Supercoppa Italiana melawan Lazio beberapa waktu lalu. Namun, dia mengaku sudah tak sabar untuk bisa kembali bergabung dengan rekan-rekannya dan membantu Bianconeri dalam melakoni laga-laga musim ini, baik di Serie A maupun Liga Champions.  

“Saya tak bisa menunggu untuk bisa kembali ke lapangan. Pemulihan saya berjalan baik dan pekan depan, mudah-mudahan saya bisa kembali ke lapangan untuk menjalani beberapa tes. Itu akan menunjukkan apakah saya siap untuk bergabung dengan rekan-rekan setim atau tidak,” lannjut pemain berusia 27 tahun tersebut. (dit)


View the original article here

Demi Bersaing dengan Honda, Yamaha Pakai Girboks Baru di Misano

Misano - Yamaha memastikan akan menggunakan sistem transmisi baru di MotoGP San Marino, akhir pekan ini. Transmisi bernama seamless shift gearbox ini diharapkan membuat Tim Garpu Tala lebih bersaing dengan Honda.

Setelah diuji coba di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Agustus lalu, Yamaha memastikan akan menggunakan seamless shift gearbox pada balapan di Misano, Minggu (15/9/2013) mendatang. Mereka akan menyusul dua rivalnya, Honda dan Ducati, yang telah lebih dulu menggunakan sistem tersebut.

Transmisi "seamless" membuat perpindahan gigi menjadi lebih mulus, cepat, dan stabil karena motor tak mengalami sentakan. Secara sederhana, sistem ini telah melakukan "penguncian" pada gigi berikutnya sebelum gigi yang sedang digunakan dilepas. Dengan demikian, penurunan tenaga ketika mengganti perseneling pun ikut terminimalisir.

"Itu (seamless gearbox) akan digunakan di sini besok. Kami bisa mengatakan demikian," kata pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, seperti dikutip Crash.

"Ketika kami menguji cobanya di Brno, saya tersenyum karena tidak merasakan penurunan tenaga ketika mengganti gigi. Rasanya seperti menaiki motor matic," sambungnya.

"Mungkin hal yang paling dirasakan adalah ketika menaikkan gigi ketika treknya menanjak. Normalnya motor akan 'bergoyang' ketika Anda melakukannya, tapi dengan seamless itu tidak terjadi. Mari kita lihat apa yang bisa kita dapatkan di balapan," tambah rider asal Spanyol itu.

Rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, juga antusias menyambut hal ini. Namun, Rossi menyatakan bahwa transmisi ini tak serta merta membuat motor lebih kencang.

"Kami sangat senang. Tentu saja itu penting, terutama di Misano, di mana Anda banyak melakukan perpindahan gigi. Kami berharap ini akan jadi keuntungan bagus untuk mencoba bersaing dengan Honda," tutur Rossi.

"Ini lebih kepada peningkatan di sisi pengendaraan daripada waktu putaran. Sayangnya, saya tidak berpikir bahwa seamless gearbox akan mempercepat kami setengah detik. Tapi, ini banyak membantu untuk mengarungi jarak balapan dan mendorong motor hingga batasnya tanpa kesalahan," katanya. (raw/mfi)


View the original article here

Hermansyah Lolos ke Final Djarum Sirnas

MEDAN, KOMPAS.com — Tunggal putra asal PB Jaya Raya, Hermansyah, akhirnya kembali berhasil menembus babak final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2013. Setelah berhasil menjadi runner-up di Bandung, kini Hermansyah berpeluang untuk meraih gelar Djarum Sirnas pertamanya di GOR Serba Guna Medan.

Pada babak semifinal yang digelar Jumat (13/9/2013) sore, Hermansyah berhadapan dengan andalan PB Jaya Raya Suryanaga, Fauzi Adnan. Sempat tertinggal pada awal game pertama, Hermansyah akhirnya berhasil mengalahkan unggulan empat itu dengan dua game langsung 21-18 dan 21-19 hanya dalam tempo 34 menit.

“Saya mencoba bermain seperti sebelumnya, bermain lebih sabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang,” ujar Hermansyah.

Pada babak final, ia akan berhadapan dengan Febriyan Irvanaldy dari PB Hi Qua Wima yang menundukkan Gestano Ganendra dari PB Tangkas Specs juga dengan dua game langsung, 21-15 dan 21-15. Pertemuan final pada Sabtu (14/9/2013) yang akan digelar mulai pukul 13.00 WIB ini akan menjadi pertemuan keempat antara keduanya, skor sementara adalah 1-2, di mana dalam pertemuan terakhir, Hermansyah harus mengakui keunggulan Febriyan.

“Saya ingin membalas kekalahan saya dan menyeimbangkan head to head saya menjadi 2-2, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Sedangkan di nomor taruna, Andika Rahmadhiansyah/Marsheilla Gischa Islami berhasil lolos ke partai final. Ganda campuran remaja wakil PB Djarum ini berhasil membalas kekalahan mereka di Astec Open pekan lalu dari pasangan Danang Dwi Septiadi/Syifa Fauziah asal PB Jaya Raya. Mereka hanya membutuhkan waktu 27 menit untuk menang 21-15 dan 21-15. Selanjutnya di final mereka sudah dinanti oleh Andre Suryo Prayogo/Yulfira Barkah dari PB Mutiara. (*/)


View the original article here