Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Demi Bersaing dengan Honda, Yamaha Pakai Girboks Baru di Misano

Misano - Yamaha memastikan akan menggunakan sistem transmisi baru di MotoGP San Marino, akhir pekan ini. Transmisi bernama seamless shift gearbox ini diharapkan membuat Tim Garpu Tala lebih bersaing dengan Honda.

Setelah diuji coba di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Agustus lalu, Yamaha memastikan akan menggunakan seamless shift gearbox pada balapan di Misano, Minggu (15/9/2013) mendatang. Mereka akan menyusul dua rivalnya, Honda dan Ducati, yang telah lebih dulu menggunakan sistem tersebut.

Transmisi "seamless" membuat perpindahan gigi menjadi lebih mulus, cepat, dan stabil karena motor tak mengalami sentakan. Secara sederhana, sistem ini telah melakukan "penguncian" pada gigi berikutnya sebelum gigi yang sedang digunakan dilepas. Dengan demikian, penurunan tenaga ketika mengganti perseneling pun ikut terminimalisir.

"Itu (seamless gearbox) akan digunakan di sini besok. Kami bisa mengatakan demikian," kata pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, seperti dikutip Crash.

"Ketika kami menguji cobanya di Brno, saya tersenyum karena tidak merasakan penurunan tenaga ketika mengganti gigi. Rasanya seperti menaiki motor matic," sambungnya.

"Mungkin hal yang paling dirasakan adalah ketika menaikkan gigi ketika treknya menanjak. Normalnya motor akan 'bergoyang' ketika Anda melakukannya, tapi dengan seamless itu tidak terjadi. Mari kita lihat apa yang bisa kita dapatkan di balapan," tambah rider asal Spanyol itu.

Rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, juga antusias menyambut hal ini. Namun, Rossi menyatakan bahwa transmisi ini tak serta merta membuat motor lebih kencang.

"Kami sangat senang. Tentu saja itu penting, terutama di Misano, di mana Anda banyak melakukan perpindahan gigi. Kami berharap ini akan jadi keuntungan bagus untuk mencoba bersaing dengan Honda," tutur Rossi.

"Ini lebih kepada peningkatan di sisi pengendaraan daripada waktu putaran. Sayangnya, saya tidak berpikir bahwa seamless gearbox akan mempercepat kami setengah detik. Tapi, ini banyak membantu untuk mengarungi jarak balapan dan mendorong motor hingga batasnya tanpa kesalahan," katanya. (raw/mfi)


View the original article here

Allegri: Tidak Ada Masalah dengan El Shaarawy

Sabtu, 14 September 2013 09:09 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Deal dengan Ferrari Takkan Pengaruhi Komitmen Raikkonen pada Lotus

Jakarta - Kimi Raikkonen telah setuju bergabung Ferrari. Namun bukan berarti kesepakatan itu akan mempengaruhi komitmen Raikkonen dengan Lotus di sisa musim ini.

Dengan kontrak yang habis pada akhir musim ini, pebalap Finlandia itu masih memiliki tujuh sisa balapan bersama Lotus sebelum kembali ke tim 'Kuda Jingkrak' di 2014.

Raikkonen tetap memutuskan menerima pinangan Ferrari meskipun Lotus telah mengungkapkan hasratnya untuk terus mempertahankan pebalapnya tersebut.

Saat ini Raikkonen ada di peringkat keempat klasemen pebalap dengan koleksi 134 poin, tertinggal 88 poin dari Sebastian Vettel di puncak dan 28 poin dari calon rekan setimnya Fernando Alonso di posisi kedua. Raikkonen tetap akan mencoba membawa Lotus finis terbaik.

"Mudah-mudahan itu artinya aku tidak akan banyak ditanya di mana aku akan membalap tahun depan, tapi mungkin itu artinya lebih banyak pertanyaan," ucap Raikkonen seperti diberitakan Crash.

"Untuk balapanku musim ini, itu tidak akan membuat perbedaan. Aku akan terus berusaha semaksimal mungkin di setiap balapan guna mendapatkan hasil terbaik yang aku bisa," tegas dia.

Usai finis runner-up di seri Jerman dan Hongaria, Raikkonen menerima hasil mengecewakan dengan gagal membawa angka dalam dua balapan terakhir. Raikkonen berharap bisa kembali ke podium di GP Singapura, pekan depan.

"Jelas, podium adalah targetnya lagi. Kami sudah dua balapan gagal memperoleh angka jadi kami butuh mencetak angka sebanyak mungkin di sisa balapan," lanjut Raikkonen.

"Anda tidak akan memenangi kompetisi ini tanpa poin. Kita di sini untuk balapan dan mencetak sebanyak mungkin angka. Tentu saja itu yang semua orang akan coba lakukan jadi kami akan terus mencoba dan berharap kami akan memiliki sejumlah balapan bagus di sisa tahun ini."

(rin/rin)


View the original article here

Jumat, 13 September 2013

Kata Ball, Belajar Alphabet Dengan Cara Unik

Kala Anda bingung mencari referensi game edukasi yang baik dan cerdas yang dikemas dengan cara yang unik, Kata Ball adalah
jawabannya. Game perdana besutan PJ Games Studio ini, dapat didownload di Google Play Store sejak (10/9).

Berdasarkan kiriman email dari PJ Games Studio ke Redaksi PULSA, game perdana mereka ini awalnya ditujukan untuk anak-anak Indonesia agar bisa menambah perbendaharaan vocabulary Bahasa Inggris mereka. Namun seiring dengan pengembangan, PJ Games Studio menambahkan beberapa fitur.

Akhirnya setelah game ini rampung, PJ Games Studio mereferensikan Kata Ball sangat cocok dimainkan untuk semua kalangan, mulai ...]]>

View the original article here

Koalisi Australia Akan Negosiasi dengan Indonesia soal Pencari Suaka

CANBERRA, KOMPAS.COM — Australia akan dekati Indonesia untuk bernegosiasi soal kebijakannya mencegah pencari suaka masuk ke perairannya. Kebijakan yang digagas oleh koalisi pimpinan Perdana Menteri terpilih Tony Abbott sebelumnya ditolak oleh Pemerintah Indonesia.

Calon Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, mengatakan bahwa koalisi di bawah pimpinan Perdana Menteri (PM) Tony Abbott akan bernegosiasi dengan Indonesia soal masalah pencari suaka.

Negosiasi akan dilakukan setelah sebelumnya Indonesia menolak usulan koalisi soal kebijakan pencari suaka yang dilontarkan saat kampanye pemilu.

Di hadapan Komisi Hubungan Luar Negeri di DPR, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan bahwa kebijakan soal pencari suaka Australia yang digagas PM terpilih Tony Abbott seolah menjadikan masalah tersebut harus diselesaikan dari Indonesia.

Tidak hanya itu, Marty juga telah menegaskan kepada parlemen bahwa pemerintah akan menolak usulan Abbott untuk membeli perahu dari para nelayan di Indonesia.

"Tentu saja kita akan menolak jika mereka mencoba mencegah kapal dari Indonesia dengan cara membeli kapal-kapal milik nelayan Indonesia," tekan Marty.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia perlu membedakan antara kampanye politik Abbott sebelum ia menjadi Perdana Menteri dan kenyataan di lapangan.

Saat kampanye jelang pemilu, pihak koalisi berjanji untuk membeli perahu-perahu milik nelayan Indonesia sebagai bagian dari rencana untuk menghentikan perdagangan manusia.

Kebijakan ini ditentang oleh Menteri Imigrasi Australia, Tony Burke, juga pengamat hubungan luar negeri dari Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana.

"Kebijakan itu hanyalah akan membuat hubungan Indonesia dan Australia menjadi buruk. Indonesia tidak akan menerima gagasan Abbott," kata Profesor Hikmahanto.

Abbott sendiri dalam kampanyenya pernah mengusulkan anggaran jutaan dollar untuk membayar para nelayan atau warga Indonesia yang memiliki informasi soal perdagangan manusia berdalih pencari suaka. Informasi ini nantinya akan digunakan pihak keamanan Australia untuk ditindaklanjuti.

"Pastinya, kita akan menolak kebijakan-kebijakan yang tidak sejalan dengan semangat kerja sama dan integritas serta kedaulatan nasional," tekan Marty.

"Saya harap setelah kita mulai berkomunikasi, kita dapat tahu apa kebijakan Australia sesungguhnya."

Operasi Kedaulatan Perbatasan

Abbott mengumumkan Operasi Kedaulatan Perbatasan pada bulan Juli lalu, yang melibatkan militer untuk memerangi perdagangan manusia ke Australia.

Operasi ini dipimpin oleh komandan bintang tiga.

Aksi dalam operasi ini termasuk meminta kapal pencari suaka yang masuk Australia untuk kembali ke Indonesia.

Usulan ini pun tidak didukung oleh Indonesia.

Julie menjelaskan bahwa Operasi Kedaulatan Perbatasan pun akan menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral dengan Pemerintah Indonesia.

Rencananya pertemuan ini akan dilakukan segera.

"Diskusi akan dilakukan dengan pertemuan tatap muka, tanpa perantara media," tekan Julie.

"Sangatlah penting bagi Australia bekerja sama dengan Indonesia untuk bisa menghentikan perdagangan manusia yang melewati Indonesia."

Namun, Abbott tetap percaya kalau Australia bisa bekerja sama dengan Indonesia.


View the original article here

Minggu, 25 Agustus 2013

Peneliti Harus Mampu Berkomunikasi dengan Publik


JAKARTA, KOMPAS.com - Thomas djamaluddin, profesor riset dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang Jumat (23/8/2013) hari ini menerima penghargaan Sawrwono Prawirohardjo dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menekankan pentingnya kemampuan komunikasi publik peneliti.

Thomas mengatakan, salah satu pencapaian yang berhasil diraihnya selama menjadi peneliti astronomi sejak 1987 adalah komunikasi publik dalam tulisan populer di media massa maupun media sosial. Thomas menulis 100 artikel astronomi di media massa dan banyak tulisan pendek di blog-nya.

"Saya selalu menikmati berbagi ilmu dalam bahasa awam. Saya berprinsip, sebagai peneliti kita harus bisa berkomunikasi dengan publik dengan memberikan informasi yang mencerdaskan, menjelaskan, dan mengingatkan," kata Thomas dalam orasinya saat menerima penghargaan.

Informasi mencerdaskan, kata Thomas, adalah informasi yang memberi pengetahuan baru bagi publik. Dalam bidangnya, Thomas banyak memberikan informasi tentang misi ke Mars, pencarian kehidupan di Mars maupun tempat lain seperti Europa, satelit Jupiter.

Sementara, informasi yang menjelaskan adalah yang mampu menjawab keingintahuan publik, seperti tentang badai Matahari. Informasi yang bersifat mengingatkan adalah yang mampu memberikan prediksi, baik yang bersifat populer seperti fenomena alam ataupun yang penting seperti potensi perbedaan hari raya.

Lewat komunikasi publik, peneliti mampu membangun kesadaran masyarakat akan isu tertentu, mengajak masyarakat untuk juga ikut berpikir dan berpendapat. Dengan demikian, kepakaran peneliti mampu memberi dampak lebih pada masyarakat.

Thomas sendiri dalam perjalanan karirnya urut membangun kesadaran akan pentingnya penyatuan hari raya umat Islam. Seperti diketahui, jatuhnya Ramadan dan Lebaran saat ini sering berbeda akibat dikotomi hisab (perhitungan) dan rukyat (pengamatan) hilal.

Dalam isu penyatuan hari raya, Thomas turut meramaikan diskusi publik lewat tulisan di media massa dan diskusi terbatas dengan organisasi keagamaan seperti nahadtul Ulama (NU) dan Muhammadyah. Penyatuan hari raya memang belum tercapai namun setidaknya lewat komunikasi publik masyarakat memahami akar permasalahannya.


View the original article here

Di Manakah Tempat dengan Percepatan Gravitasi Terendah?

gravitasi bumiBesaran gravitasi Bumi ternyata bervariasi di setiap wilayah. Tempat yang lebih tinggi seperti Gunung Everest (tengah) punya gravitasi lebih rendah. Dengan demikian, manusia yang berada di wilayah itu akan memiliki berat lebih rendah (Curtin University).

Gravitasi hampir selalu diasumsikan sama di semua wilayah di Bumi. Namun kenyataannya, besaran gravitasi bervariasi dari satu tempat dengan tempat lain.

Christian Hirt dari Curtin University di Perth dan rekannya mengombinasikan data gravitasi yang diperoleh dari satelit dan data topografi untuk menyusun peta gravitasi Bumi.

Peta mencakup wilayah antara 60 derajat Lintang Utara hingga 60 derajat Lintang Selatan, meliputi 80 persen dari seluruh wilayah Bumi.

Peta terdiri dari 3 miliar titik dengan resolusi 250 meter. Dengan komputer standar, perlu 5 detik untuk menyelesaikan satu titik. Dengan superkomputer, peneliti menyelesaikan seluruhnya dalam 3 minggu.

Sebelum pembuatan peta ini, peneliti pernah melakukan pengukuran dengan metode standar. Mereka menemukan, tempat dengan gravitasi terendah adalah khatulistiwa dan tertinggi adalah Arktika.

Berdasarkan pengukuran itu, percepatan gravitasi di khatulistiwa 9.7803 m/s2 sementara di permukaan Arktika sebesar 9.8337 m/s2.

Pemetaan oleh Hirt menunjukkan perbedaan percepatan gravitasi yang lebih ekstrem. Tempat dengan gravitasi terendah adalah Gunung Nevado Huascaran di Peru, sementara yang tertinggi tetap Arktika.

Percepatan gravitasi di Gunung Nevadi Huascaran adalah 9.7639 m/s2 sementara di wilayah Arktika sebesar 9.8337 m/s2.

"Munculnya Nevado sebagai wilayah dengan percepatan gravitasi terendah cukup mengagetkan karena gunung ini terletak 1.000 kilometer di selatan garis khatulistiwa," kata Hirt seperti dikutip dari New Scientist, Senin (19/8/2013).

"Jarak suatu wilayah dengan garis khatulistiwa lebih berpengaruh pada kenaikan percepatan gravitasi daripada ketinggian gunung dan anomali lokal," imbuhnya.

Jika seseorang menjatuhkan benda secara bersamaan dari ketinggian 100 meter dari Nevado dan Samudra Arktika, maka benda yang jatuh di Samudera Arktik akan mencapai permukaan Bumi 16 milidetik lebih dulu daripada yang ada di Nevado.

Perbedaan ini juga akan berpengaruh pada berat seseorang. Seseorang yang berada di Arktika akan memiliki berat satu persen lebih besar daripada jika ia berada di Nevado. Namun, gaya gravitasi ini hanya berpengaruh pada berat, sedangkan massa yang dimilikinya tetap.

Pengukuran yang lebih akurat mengenai medan gravitasi di Bumi sangatlah diperlukan dalam proses pembangunan di Bumi. Pembuatan lorong, waduk, hingga bangunan-bangunan tinggi membutuhkan data gravitasi lokal untuk memandu mengukur ketinggian yang mungkin diaplikasikan pada bangunan tersebut.
(Dyah Arum Narwastu/Kompas.com)


View the original article here

Tas Hermes Dibuat dengan Alat Mirip Perkakas Neanderthal

Percayakah Anda tas kulit semahal Hermes dibuat dengan alat yang telah dipakai sejak zaman Neanderthal? Neanderthal adalah salah satu jenis manusia purba yang diduga hidup berdampingan dengan manusia modern di masa lampau sebelum akhirnya punah.

Fakta tersebut terungkap lewat penggalian yang dilakukan arkeolog di situs Neanderthal yang berusia 40.000 tahun. Arkeolog menemukan alat tulang bernama lissoir yang digunakan untuk mengolah kulit binatang sehingga lebih berkilau dan resisten terhadap air.

Lissoir semula dianggap hanya merupakan perkakas milik manusia modern. Penemuan lissoir di situs Neanderthal ini menunjukkan bahwa kerabat manusia modern tersebut juga sudah mampu menggunakan perkakas semacam lissoir.

Diberitakan Nature, Senin (12/8/2013), pecahan lissoir pertama kali ditemukan 10 tahun di Pech-de-l’Azé di wilayah Dordogne, barat daya Perancis. Marie Soressi, arkeolog dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology di Leipzig, Jerman, adalah penemunya.

Setelah penemuan, Sorresi menghubungi pabrik Hermes di Paris dan menemukan bahwa para pekerja kulit di perusahaan tersebut menggunakan alat yang mirip lissoir. Ketika gambar perkakas tersebut ditunjukkan kepada para pekerja, mereka langsung mengenalinya.

Shannon McPherron yang juga rekan Soressi melakukan penelitian lanjutan di Pech-de-l’Azé dan wilayah lain di dekat Abri Peyrony. Mereka kembali menemukan lissoir. Hal ini memberi kepastian bahwa manusia Neanderthal memang telah menggunakan perkakas ini.

Lissoir bukanlah perkakas tulang Neanderthal yang ditemukan pertama kali. Namun, alat ini istimewa karena berbeda dengan perkakas tulang lain. Kebanyakan perkakas tulang dibuat berdasarkan salinan dari perkakas batu, tetapi lissoir tidak.

Lissoir adalah perkakas tulang yang mampu memanfaatkan sifat fisik tulang, yakni memiliki tekstur dan kemampuan untuk melengkung tanpa menghasilkan patahan. Tampaknya, Neanderthal membuat lissoir dari bahan tulang rusuk rusa yang panjang dan fleksibel.

Para peneliti tidak bisa memastikan apakah Neanderthal menggunakan perkakas tulang untuk memoles kulit. Meskipun demikian, McPherron menjumpai bahwa lissoir temuannya juga terpotong pada bagian ujungnya dan diduga dipakai untuk memoles kulit juga.

McPherron juga melakukan pengujian dengan membuat lissoir dan menggunakannya untuk menghaluskan kulit kering. Ternyata, ujung lissoir buatan para peneliti juga mengalami perubahan seperti pada lissoir milik Neanderthal.

Meski demikian, tetap ada keraguan bahwa lissoir memang dibuat oleh Neanderthal. Sebabnya, manusia tidak tinggal di Pech-de-l’Azé ataupun Abri Peyrony. Bagaimana mungkin manusia bisa belajar kalau tidak berinteraksi walaupun mungkin saja manusia dan Neanderthal membuat perkakas itu secara independen.

Untuk memastikan, McPherron akan menggali situs Neanderthal yang rentang usianya lebih tua. Situs Neanderthal yang digali untuk menemukan lissoir ini berusia antara 51.000-41.000 tahun, beririsan dengan pendudukan manusia modern di Eropa Barat 42.000 tahun lalu.

Dengan penggalian di situs arkeologi yang lebih tua, arkeolog mampu memastikan apakah memang lissoir diciptakan oleh Neanderthal. Jika terbukti, kecerdasan Neanderthal tidak bisa disepelekan.
(Dyah Arum Narwastu/Kompas.com)


View the original article here