Jumat, 13 September 2013

Astaga, Ribuan Aplikasi di BlackBerry World Tak Berguna!

Setiap sistem operasi selalu menyediakan aplikasi yang bisa diunduh pengguna. Meski demikian, dari ratusan ribu aplikasi ternyata banyak yang tak berguna. Begitu juga dengan aplikasi yang ada di BlackBerry World ternyata terdapat ribuan aplikasi yang tak berguna.

Dilansir dari Phonearena, karena tidak adanya kontrol sehingga BlackBerry World yang menjadi toko aplikasi BlackBerry dipenuhi ribuan aplikasi yang tidak bermutu. Hebatnya lagi aplikasi tersebut disumbang oleh pengembang aplikasi yang sama.

Pengembang S4BB ini telah menyumbang sekitat 47.000 aplikasi di toko digital BlackBerry tersebut. Jumlah ini terlihat sangat besar, mengingat jumlah aplikasi yang ada saat ...]]>

View the original article here

BlackBerry Q5 Kini Tersedia di Seluruh Indonesia

Sesuai dengan yang pernah diberitakan sebelumnya , BlackBerry hari ini mengumumkan ketersediaan smartphone terbaru, BlackBerry Q5 secara nasional di seluruh Indonesia.

BlackBerry Q5 yang diklaim hadir menyasar segmen anak muda ini menawarkan pengalaman mobile computing yang handal dengan fungsionalitas BlackBerry 10 yang canggih.

“BlackBerry sangat bangga untuk menyediakan berbagai macam smartphone BlackBerry 10 untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Smartphone BlackBerry Q5 ditargetkan untuk kaum muda yang sangat aktif dan dinamis, serta orang-orang yang ingin menikmati pengalaman baru dengan samrtphone BlackBerry 10 yang pertama dan pengguna Blackberry 10 pertama,” demikian dikatakan Maspiono Handoyo, Managing Director for Indonesia at BlackBerry.


View the original article here

Jabra Solemate Mini, Versi Mini Suara Tetap Maksi

Jabra kembali hadirkan perangkat speaker terbarunya yang merupakan versi mini dari perangkat Jabra sebelumnya yakni Jabra Solemate. Adalah Jabra Solemate Mini yang hadir dengan tampilan yang lebih mungil namun tetap memiliki kualitas suara yang mantap.

Jabra Solemate Mini hadir untuk anda pecinta musik yang gemar melakukan perjalanan wisata. Dibalut dengan lapisan karet plus warna warni yang memikat, speaker dengan dimensi 125 x 55 x 60mm dan berat 295g ini memiliki kemampuan tahan benturan serta percikan air.

Untuk menghasilkan keluaran suara yang apik, Solemate Mini dibekali dengan 2 ...]]>

View the original article here

Heboh! Panduan Aplikasi BBM iOS dan Android Bocor!

Sepertinya masyarakat dan media yang diliputi dengan rasa penasaran dengan aplikasi BlackBerry Messenger, kian dikejutkan dengan bocornya panduan (user manual) untuk menjalankan BBM di iOS dan Android.

Panduan ini pertama kali diketemukan di sebuah media online,dan diduga bocor dari pihak BlackBerry. Seperti dilansir oleh TechCrunch, banyak pihak yang menduga bahwa kebocoran ini dilakukan dengan sengaja oleh pihak BlackBerry di situs global. Namun belum satu minggu dimuat di situs tersebut, panduan itu segera dihapus dari situsnya. Kabarnya, informasi bocoran yang diberikan tersebut merupakan panduan (user manual) untuk menggunakan BlackBerry Messenger termasuk rincian pada bit ...]]>

View the original article here

Manfaat Membaca untuk Kesenangan

baca,rumput,perempuanIlustrasi. (Thinkstock)

Anak-anak yang membaca untuk kesenangan cenderung lebih baik dalam menguasai matematika dan bahasa Inggris ketimbang mereka yang jarang membaca, demikian kesimpulan penelitian terbaru. Penelitian ini dilakukan oleh Institut Pendidikan Universitas London, yang meneliti kebiasaan membaca sekitar 6.000 anak.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa membaca untuk kesenangan lebih penting bagi perkembangan anak ketimbang aspek pendidikan orang tua mereka. Para peneliti menyimpulkan pula bahwa penguasaan kosakata yang diperoleh melalui akvitas membaca itu membantu anak-anak menyerap informasi pada kurikulum sekolahnya.

Mereka menganalisa hasil tes terhadap para siswa berusia 16 tahun yang berjumlah 6.000 anak, yang semua lahir dalam satu minggu, berdasarkan data lembaga survei The 1970 British Cohort Study.

Temuan ini menunjukkan bahwa mereka yang sering membaca pada usia sepuluh tahun dan telah membaca buku serta surat kabar lebih dari sekali seminggu, di usia 16 tahun lebih mampu menguasai kosakata dibandingkan mereka yang kurang membaca.

Kuasai matematika
Hasil penelitian menyebutkan pula, sebanyak 14,4 persen anak-anak yang gemar membaca untuk kesenangan mampu menguasai matematika. Sementara 9,9 persen. lebih gampang memahami kosa kata.

Kesimpulan ini juga didasarkan kepada latar belakang pendidikan orang tua serta kebiasaan membaca anak-anak tersebut. Dan, kesimpulan studi ini menyebutkan: "Pengaruh membaca untuk kesenangan lebih berpengaruh ketimbang latar belakang pendidikan orang tua."

Dengan kata lain, demikian kesimpulan penelitian, dampak kemajuan pada anak-anak yang sering membaca - yaitu membaca koran pada usia 16 dan rajin mengunjungi perpustakaan - empat kali lebih besar daripada keuntungan memiliki orang tua yang berpendidikan universitas.

Penanggungjawab penelitian Alice Sullivan mengatakan, "Ini mungkin tampak mengejutkan bahwa membaca untuk kesenangan akan membantu meningkatkan nilai matematika anak-anak".

Tapi, lanjutnya, "Ada kemungkinan bahwa kemampuan membaca yang kuat akan memungkinkan anak-anak mampu menyerap dan memahami informasi baru dan mempengaruhi pencapaian mereka dalam semua mata pelajaran."
(Sumber: bbc.co.uk/indonesia)


View the original article here

Kemitraan Trans Pasifik, Fokus Utama Forum APEC di Bali

Para delegasi dalam perundingan Trans-Pacific Partnership (TPP) di Singapura 13 Maret lalu. TPP akan menjadi salah satu fokus utama Forum APEC di Bali Oktober mendatang. | ReutersWASHINGTON DC, KOMPAS.COM - Trans Pacific Partnership (TPP) atau Kemitraan Trans Pasifik menjadi salah satu target utama dalam Forum Kerjasama Asia Pasifik (APEC) yang akan dilangsungkan di Bali-Indonesia bulan Oktober nanti. Sejumlah pejabat Amerika menyatakan hal ini dalam “Asian Architecture Conference” yang diselenggarakan CSIS di Washington DC hari Kamis (12/9).

Trans Pacific Partnership  (TPP) atau Kemitraan Trans Pasifik  – yaitu suatu konsep perdagangan bebas yang menjadikan lautan Pasifik sebagai wahana di mana barang, jasa dan investasi bebas bergerak, diyakini akan menjadi salah satu fokus utama dalam Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) bulan Oktober nanti.

Wakil Amerika di APEC Bart Peterson yang ditemui di sela-sela “Asian Architecture Conference” di CSIS Washington DC hari Kamis mengatakan, TPP adalah target utama untuk dirampungkan dalam forum APEC di Bali.

“Kemitraan Trans Pasifik adalah kesempatan emas – satu lagi langkah lain menuju perjanjian perdagangan bebas bagi negara-negara Asia Pasifik, yang menjadi tujuan sesungguhnya bagi APEC dan komunitas bisnis di dalam APEC.  Jadi kami benar-benar berharap agar Kemitraan Trans Pasifik ini akan dirampungkan segera dan tidak saja menjadi model perjanjian perdagangan bebas di kawasan Asia Pasifik tetapi juga di seluruh dunia,” kata Peterson.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Kurt Campbell yang juga ditemui di CSIS mengatakan memang ada desakan kuat untuk merampungkan perjanjian Kemitraan Trans Pasifik tahun ini, sehingga tak salah jika hal ini menjadi salah satu fokus dalam pertemuan APEC di Bali.  

“… Sangat terkait dengan APEC, memang ada dorongan kuat untuk merampungkan Kemitraan Trans Pasifik, yang akan ikut menyeimbangkan dan memperkuat keterlibatan dengan mitra-mitra lama dan baru, karena TPP ini menetapkan aturan-aturan perdagangan yang jelas,” kata Campbell.

Kemitraan Trans Pasifik digagas oleh Amerika dan blok negara-negara maju yang tergabung dalam G8 dan diharapkan mulai berjalan sebelum akhir tahun 2013.  Negara-negara yang masuk dalam TPP adalah Amerika, Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura dan Vietnam.  Bulan Maret lalu Jepang secara mengejutkan memutuskan untu ikut bergabung dalam TPP.  Ke-12 negara ini kemudian mengadakan perundingan putaran ke 18 di Kinabalu – Malaysia pada bulan Juli dan akan kembali bertemu dalam forum APEC di Bali – Indonesia Oktober nanti.

Muncul dugaan kemitraan baru ini dimaksudkan untuk memblokir pengaruh China di kawasan Asia Pasifik.

Namun China telah mendorong terbentuknya blok perdagangan bebas tandingan – Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional – yang mencakup 10 negara ASEAN – ditambah China, India, Jepang, Selandia Baru, Australia dan Korea Selatan.  Blok perdagangan ini tidak mengikutsertakan Amerika.  Blok ini diluncurkan dalam pertemuan puncak ASEAN tahun 2011 di Indonesia dan perundingan resmi pertama dilakukan dalam pertemuan puncak ASEAN tahun 2012 di Kamboja.

Penasehat Senior CSIS Ernest Z. Bower mengatakan sebaiknya semua pihak menunggu pengumuman penting terkait Kemitraan Trans Pasifik yang akan diumumkan dalam forum APEC nanti.

“Pemerintah Amerika telah menegaskan bahwa APEC adalah forum ekonomi yang sangat penting bagi Amerika dan kita sebaiknya menunggu suatu pengumuman penting tentang TPP di APEC nanti.  Akan ada kemajuan signifikan tentang TPP dan mereka sedang bekerja keras untuk merampungkan konsensus tersebut.  (Ada bocoran apa pengumuman penting itu?).  Perkiraan saya, akan ada pengumuman tentang kesepakatan penting terkait pajak!”.

Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik APEC akan diselenggarakan di Bali – Indonesia tanggal 5 – 7 Oktober 2013.  Tema besar pertemuan itu adalah “Resilient Asia Pacific : Engine of Global Growth” atau “Keuletan Asia Pasifik: Mesin Pertumbuhan Global”.  Isu-isu lain yang akan dibahas dalam forum ini antara lain peningkatan perdagangan kawasan yang lebih terbuka, penguatan peran APEC dalam investasi, pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan ketahanan ekonomi kawasan lewat pembangunan konektivitas.


View the original article here

Koalisi Australia Akan Negosiasi dengan Indonesia soal Pencari Suaka

CANBERRA, KOMPAS.COM — Australia akan dekati Indonesia untuk bernegosiasi soal kebijakannya mencegah pencari suaka masuk ke perairannya. Kebijakan yang digagas oleh koalisi pimpinan Perdana Menteri terpilih Tony Abbott sebelumnya ditolak oleh Pemerintah Indonesia.

Calon Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, mengatakan bahwa koalisi di bawah pimpinan Perdana Menteri (PM) Tony Abbott akan bernegosiasi dengan Indonesia soal masalah pencari suaka.

Negosiasi akan dilakukan setelah sebelumnya Indonesia menolak usulan koalisi soal kebijakan pencari suaka yang dilontarkan saat kampanye pemilu.

Di hadapan Komisi Hubungan Luar Negeri di DPR, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan bahwa kebijakan soal pencari suaka Australia yang digagas PM terpilih Tony Abbott seolah menjadikan masalah tersebut harus diselesaikan dari Indonesia.

Tidak hanya itu, Marty juga telah menegaskan kepada parlemen bahwa pemerintah akan menolak usulan Abbott untuk membeli perahu dari para nelayan di Indonesia.

"Tentu saja kita akan menolak jika mereka mencoba mencegah kapal dari Indonesia dengan cara membeli kapal-kapal milik nelayan Indonesia," tekan Marty.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia perlu membedakan antara kampanye politik Abbott sebelum ia menjadi Perdana Menteri dan kenyataan di lapangan.

Saat kampanye jelang pemilu, pihak koalisi berjanji untuk membeli perahu-perahu milik nelayan Indonesia sebagai bagian dari rencana untuk menghentikan perdagangan manusia.

Kebijakan ini ditentang oleh Menteri Imigrasi Australia, Tony Burke, juga pengamat hubungan luar negeri dari Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana.

"Kebijakan itu hanyalah akan membuat hubungan Indonesia dan Australia menjadi buruk. Indonesia tidak akan menerima gagasan Abbott," kata Profesor Hikmahanto.

Abbott sendiri dalam kampanyenya pernah mengusulkan anggaran jutaan dollar untuk membayar para nelayan atau warga Indonesia yang memiliki informasi soal perdagangan manusia berdalih pencari suaka. Informasi ini nantinya akan digunakan pihak keamanan Australia untuk ditindaklanjuti.

"Pastinya, kita akan menolak kebijakan-kebijakan yang tidak sejalan dengan semangat kerja sama dan integritas serta kedaulatan nasional," tekan Marty.

"Saya harap setelah kita mulai berkomunikasi, kita dapat tahu apa kebijakan Australia sesungguhnya."

Operasi Kedaulatan Perbatasan

Abbott mengumumkan Operasi Kedaulatan Perbatasan pada bulan Juli lalu, yang melibatkan militer untuk memerangi perdagangan manusia ke Australia.

Operasi ini dipimpin oleh komandan bintang tiga.

Aksi dalam operasi ini termasuk meminta kapal pencari suaka yang masuk Australia untuk kembali ke Indonesia.

Usulan ini pun tidak didukung oleh Indonesia.

Julie menjelaskan bahwa Operasi Kedaulatan Perbatasan pun akan menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral dengan Pemerintah Indonesia.

Rencananya pertemuan ini akan dilakukan segera.

"Diskusi akan dilakukan dengan pertemuan tatap muka, tanpa perantara media," tekan Julie.

"Sangatlah penting bagi Australia bekerja sama dengan Indonesia untuk bisa menghentikan perdagangan manusia yang melewati Indonesia."

Namun, Abbott tetap percaya kalau Australia bisa bekerja sama dengan Indonesia.


View the original article here